“Jadi Natal ini merupakan simbol hubungan antara Tuhan dan manusia. Kita juga akan tinggalkan tahun 2023 dan menyambut tahun 2024, sehingga mari kita jaga persaudaraan,” tandasnya.

Sekretaris Daerah NTT, Kosmas D. Lana, menyebut Natal merupakan hari raya yang menurut orang kirten adalah hari penuh rahmat.

“Karena Natal ini hari dimana Yesus Kristus lahir ke dunia untuk menebus dosa umat manusia,” ungkap Kosmas Lana dalam sambutannya.

Dia menjelaskan, perayaan Natal nasional sungguh luar biasa, dan saat ini Natal di NTT sebagai wujud toleransi di bumi Flobamorata.

“Sebab, semua umat beragama yang ada di Kota Kupang datang untuk sama-sama kita rayakan Natal di tempat ini,” tandasnya.

Untuk diketahui, tema Natal yang diusung tahun ini adalah “Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi Flobamorata”. (*/kn)