Ia menyampaikan, Bank NTT telah melakukan Grand Transaksi Pembukaan Rekening Valuta Asing (Valas) baik itu Tabungan Flobamora Valuta Asing atau Tabungan Flobamora Valas, Deposito Valas maupun Giro Valas pada tanggal 22 Desember 2023.

Optimis Modal Inti Minimim (MIM) Rp3 Triliun Terpenuhi

Dari sisi modal inti, Dirut Alex menegaskan, hingga 27 Desember 2023, modal inti Bank NTT sudah mencapai Rp2,2 Triliun, dan modal disetor mencapai Rp2,048 Triliun.

Ia mengaku optimis, modal inti minimim (MIM) Rp3 Triliun yang disyaratkan oleh POJK akan terpenuhi, sesuai dengan jangka waktu yakni Desember 2024.

“Kami sangat optimis, pemenuhan modal inti ini dapat dilakukan baik secara organik maupun lewat strategi KUB,” tegas Alex Riwu Kaho.

Pantauan Koranntt.com, hadir dalam kegiatan jumpa Pers tersebut, Direktur Kepatuhan Bank NTT Christofel Adoe, Direktur TI dan Operasional Bank NTT Hilarius Minggu, Komisaris Independen Bank NTT Frans Gana, Kepala Divisi Corsec dan Legal Bank NTT Endri Wardono, dan Kasubdiv Humas Bank NTT Inggrid Manongga. (*)