Dikatakan Robert, respons dari unit bencana atau Kagama care sangat cepat terhadap Seroja di NTT. Bahkan relawan mahasiswa pun menelepon dan mengirim dana bantuan sosial tidak kurang dari Rp21 Juta. Menurut dia, aksi sosial ini adalah salah satu contoh kepedulian yang luar biasa dari Kagama terhadap setiap persoalan yang dihadapi masyarakat NTT.

Selain memberikan bantuan sosial saat Seroja, Kagama NTT juga menyalurkan APD kepada 7 rumah sakit yang ada di NTT, dan juga bakti sosial di 3 Panti Asuhan, serta pemberdayaan ekonomi di Panti Asuhan 221 Oeba.

“Manfaat kita ketika mempererat tali silaturahmi dengan almamater, yaitu pada tanggal 10 Februari yang lalu, kita kedatangan Rektor beserta jajarannya, dan kemudian ditindaklanjuti dengan penerimaan bibit unggul daerah. Dan puji Tuhan ada 2 anak daerah yang memanfaatkan jalur afirmasi ini. Yang pertama Sufira Masang dari Madrasah Aliyah Negeri Alor masuk Fakultas Kedokteran dan dengan biaya yang sangat murah hanya Rp30 juta untuk sumbangannya,” ungkap Robert Fanggidae.