Rombongan PLN UIP Nusra yang dikawal Aparat TNI – Polri terus merangsek menembus blokade para warga tersebut. Saat bersamaan, warga yang tolak Geothermal Poco Leok itu terus berteriak mendesak pihak PLN UIP Nusra pulang.
Tampak juga seorang pria yang mengenakan kaos berkerak dan berwarna hitam putih memukul mobil dan mengambil batu di sekitar lokasi lalu melemparkannya ke arah mobil dinas polisi yang di tumpangi oleh Kasat Sabhara.
Bukan hanya sekali, pelaku yang bernama Benyamin itu dengan brutal melempar mobil sebanyak 3 kali. Usai diketahui oleh petugas kepolisian Benyamin tampak melarikan diri hingga bersembunyi di semak-semak.
Akibatnya, di mobil milik polisi dan kendaraan roda dua warga Lungar rusak pada bagian-bagian bodi hingga pecah.
Selain mobil Polisi, kendaraan roda dua milik warga pun ikut pecah pada bagian bodi-bodi akibat tindakan warga.
“Mundur mundur, mundur,” sorak mereka sembari memegang kayu dan batu.
Aksi protes pun terus berjalan, namun aparat kepolisian tetap menghalau massa agar tak menghalangi laju kendaraan Dalmas dan beberapa mobil lainnya.





Tinggalkan Balasan