Keluhan warga itu muncul saat pekerjaan pemeliharaan atau rehabilitasi tahun anggaran 2022 lalu itu yang sebentar lagi akan di Final Hand Over (FHO) atau Serah Terima Akhir pengerjaan proyek lapen tahun anggaran 2020 oleh dinas PUPR kabupaten Manggarai kini masih dalam keadaan rusak di beberapa titik.

Pantauan Koranntt.com Rabu, 14 November 2023, ada begitu banyak titik kerusakan pada ruas jalan yang dikerjakan dengan kontruksi lapen pada dua paket tersebut. Seperti jalannya sudah berlubang, dan aspalnya terkupas. Layaknya tidak ada tanda-tanda mau diperbaik.

Kondisi lapen yang rusak itu justru memantik beragam pertanyaan dari warga setempat jika pekerjaan tersebut akan dilakukan FHO dalam keadaan rusak.

AH seorang warga setempat yang ditemui media ini di lokasi mengungkapkan kekecewaannya terhadap proyek yang dikerjakan oleh CV Tiga Putra dan CV Carolina.

“Kami kecewa dengan kualitas lapen ini, katanya rehabilitas tapi buktinya belum sampai beberapa bulan tapi kondisinya sudah mulai rusak lagi, pertanyaan nya apakah Dinas masih bisa FHO jalan rusak yang ini?,” katanya.