Hal ini lanjut dia, mengingat masa pemeliharaan satu tahun itu sudah berakhir, namun kontraktor seperti terkesan cuek. Sehingga sangat disayangkan jika jalan tersebut akan di FHO dalam keadaan rusak.
Karena itu, sebagai masyarakat dan pengguna jalan, katanya lebih lanjut, Ia sangat menginginkan kualitas lapen yang baik.
“Supaya dimanfaatkan dalam janga waktu lama, syukur kalau ada anggaran lagi untuk rehap jalan ini lagi kalau tidak?” pungkasnya.
Warga lainnya pun kecewa dengan kondisi itu, dan mendesak Pemda Manggarai melalui dinas PUPR untuk perintahkan kontraktor pelaksana segera diperbaik.
“Kami kecewa dengan hasil pekerjaan jalan seperti ini. Soalnya belum usia 5 tahun, tapi hasilnya seperti ini. Sehingga minta Dinas PUPR Manggarai, segera perintahkan kontraktornya untuk perbaik,” tutur warga Manggarai yang mengaku nama Yosef, Anastasia, dan Rengius Ali kepada wartawan.
Kata Rengius, tentu warga menuntunt untuk diperbaik, mengingat masa pemeliharaan akan berakhir. Bahkan sebentar lagi waktunya untuk FHO. Jika saja sudah dilakukan FHO, maka kerusakan bukan lagi menjadi tanggung jawab kontraktor.
Sehingga kondisi itu yang mendesak pihak aparat hukum yang dipercaya seperti Kejaksaan, untuk bisa tangani.
“Kami belum tahu, apa proyek tahun 2022 ini sudah di FHO atau belum. Kalau masih masa pemeliharaan, kami minta untuk perbaik. Tapi saja kalau sudah di FHO, kami minta pihak Kejaksaan untuk bisa endus. Pertanyaan lanjutanya, kalau sudah FHO, bagaimana dengan pencairan dana untuk pemeliharaan, sementara kerusakan yang ada tidak dipeebaik,” tanya Rengius.
Sementara Kepala Dinas PUPR Mangggarai, Lambertus Papur melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Stef Konji mengatakan belum tahu terkait proyek pemeliharaan jalan tersebut sudah dilakukan FHO. Jika saja masih ada kerusakan, maka FHO itu akan dilakukan setelah rekanan perbaik.
“Saya akan cek dulu, apa paket proyek itu sudah dilakukan FHO atau belum. Terkait yang rusak itu, kami akan cek ke lokasi, dan kalau memang ada kerusakan, nanti diperbaiki dulu baru FHO,” kata stef kepada wartawan Jumad. (*)







Tinggalkan Balasan