Akhirnya lanjut dia, ayah dari mahasiswi yang bersangkutan tanya ke panitia, mengapa anaknya tidak dipanggil.
“Lalu panitia cek kembali dia punya nama tetapi tidak ada, memang muncul tetapi di situ hanya terdata sebagai calon mahasiswa di Unika Ruteng,” sebutnya.
Mirisnya, usai acara wisuda selesai, sang mahasiswi bersama orang tuanya lanjut menggelar acara syukuran dengan berpesta di Langgo, Kota Ruteng.
“Akhirnya ada informasi semua teman-teman panitia termasuk dosen cari tahu tentang dia, akhirnya langsung pergi ke tempat pesta. Sampai di sana ditanya baik-baik baru dia jujur. Mamanya sekarang di rumah sakit,” ujarnya.
Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Katolik (Unika) Santu Paulus Ruteng Marsel Ruben Payong membenarkan peristiwa yang menghebohkan publik itu.
Ia mengatakan, terdapat 2 kasus yang terjadi dalam periode wisuda baru-baru ini. Menurutnya, kasus pertama terjadi pada mahasiswi yang dari Manggarai Barat, yang sempat kuliah 2 semester yaitu semester ganjil dan genap tahun akademik 2019/2020.





Tinggalkan Balasan