Ia menekankan, kolaborasi dengan DUDI sangat dibutuhkan karena Perguruan Tinggi tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan penelitian tapi juga kewirausahaan. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan upaya hilirisasi riset dan inovasi yang telah dilakukan pendidikan tinggi.
“Saya berharap agar LLDIKTI Wilayah XV dapat memfasilitasi upaya peningkatan kapasitas dan kapabilitas pengajar dan peneliti di perguruan tinggi NTT terutama dalam publikasi riset dan tulisan ilmiah dosen pada jurnal-jurnal nasional yang terakreditasi dan jurnal-jurnal internasional bereputasi terindeks scopus. Saya mengapresiasi kerja keras LLDIKTI Wilayah XV dalam memfasiltasi peningkatan jumlah guru besar pada lingkungan kampus di Provinsi NTT dalam dua tahun terakhir,” jelasnya.
Ayodhia menambahkan, kehadiran LLDIKTI Wilayah XV tentunya tidak hanya sebatas urusan administratif semata tapi harus mampu meningkatkan daya saing perguruan tinggi NTT pada level nasional maupun internasional.
“Juga perlu dirancang strategi untuk mempersempit disparitas kualitas dan akreditasi antar perguruan tinggi yang ada di Provinsi ini,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan