Saat posisi berdebat kata dia, beberapa teman KJ di lokasi tersebut sedang memukul tiang listrik yang diduga sebagai kode untuk mendatangkan teman-teman lainnya dari kampung Tere.

“Setelah itu warga dari kampung Tere datang ke Lungar, mereka langsung merapat ke rumah kami dan bertemu KJ untuk serobot rumah adik saya Wilhelmus Tambur,” kata Kasianus.

Di rumah Wilhelmus diketahui tengah berlangsung acara pesta syukuran Komuni Suci Pertama atau biasa disebut ‘Pesta Sambut Baru’.

KJ dan warga Lungar lainnya juga warga Tere pun langsung menyerang rumah Wilhelmus Tambur.

“Kami sedang acara sambut baru di rumah adik saya. Mereka datang mengamuk setelah itu melempar rumah adik saya karena tahu kalau kami sekeluarga ada di dalam rumah adik saya,” ujarnya.

Pasca kejadian itu, istri dan anak-anak pun menangis histeris lantaran panik hingga meminta berteriak guna meminta pertolongan.

“Istri dan anak-anak kami menangis ketakutan karena ulah KJ dan kawan-kawan,” tambahnya.

Karena tidak bisa masuk ke dalam rumah Wilhelmus Tambur, mereka pun melempar rumah dan menendang jendela rumah.