Pdt. Yandi mengatakan, jika merujuk pada Alkitab, Tuhan memang mengasihi umat-Nya, sehingga dia menempatkan gereja sebagai representasi dari Kerajaan Allah ditengah dunia.
“Supaya gereja memiliki tugas untuk mengurus dan menjaga damai sejahtera, serta menjadi tanda tanda Kerajaan Allah di dunia,” ungkapnya.
Dalam konteks gereja, Pdt. Yandi menekankan pentingnya respon yang tulus terhadap permasalahan yang ada di dalam gereja.
Ia juga mengajak pemimpin gereja untuk tidak bersikap seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau lembaga lain yang tidak memiliki daya pengaruh
Sebaliknya, kata dia, pemimpin gereja harus mendekati setiap masalah dengan penuh keberpihakan, tanpa misi tertentu, apalagi untuk kepentingan pribadi.
Pdt. Yandi juga menyoroti perlunya kolaborasi dalam gereja. Menurutnya, gereja telah lama mengenal konsep persekutuan, yang menggambarkan gereja sebagai satu tubuh dengan banyak anggota yang memiliki fungsi yang berbeda.
“Jadi semua anggota gereja, tanpa terkecuali, memiliki peran penting dalam membangun komunitas atau jemaatnya,” jelasnya.



Tinggalkan Balasan