Perwakilan Ketua Pengurus Besar PGRI Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc.,M.B.A.,M.Phil.,MA mengingatkan pengurus provinsi PGRI NTT untuk senantiasa memperjuangkan hak-hak guru.
“Kupang adalah Kota kasih. Artinya semua persoalan yang kita alami, sesulit apapun prsoalan itu hrus kita selesaikan dengan kasih,” ungkap Eko.
Ia mengajak segenap pengurus provinsi PGRI NTT untuk menjaga soliditas dan solidaritas antar pengurus.
“Kami datang ke sini karena kasih. Dan itu semua modal kita untuk bisa maju ke depan, bersama-sama menjalin sloditas dan solidaritas antar kita semua,” tandasnya.
Ketua Pengurus Provinsi PGRI NTT Dr. Semuel Haning. SH, MH, CMe.CPArb menyatakan, dalam kepemimpinannya, PGRI NTT akan selalu berada di garda terdepan untuk membela hak guru-guru yang terzolimi dan yang menjadi korban diskriminasi.
“Kemarin di Sikka ada guru-guru yang dizolimi. Tapi mereka berjuang sendri tanpa organisasi PGRI. Kami akan berjuang bersama mereka,” ungkap Semuel Haning.
Selain komitmen, Semuel Haning juga mengisahkan perjuangannya saat membela seorang guru yang dipenjara karena sebuah masalah. Saag itu dirinya harus menelepon Kepala Kepolisian untuk menangguhkan proses hukumnya, sehingga persoalan sang guru bisa diselesaikan secara kekeluargaan. “Itu tanggung jawab kita,” pungkas Semuel Haning. (*)







Tinggalkan Balasan