Menurutnya, dengan kerjasama yang tertuang dalam nota kesepahaman ini semoga bisa menambah kemampuan dan kapasitas para pelaku otomotif antar kedua negara. Selain itu bisa membantu mengembangkan pariwisata Timor Leste dan NTT melalui olahraga otomotif.
“Federasi kami usianya masih sangat muda sehingga kami harus banyak belajar dari Ikatan Motor Indonesia yang sudah matang dan berpengalaman dalam berorganisasi,” tutup Longuinhos Monteiro. (*/kn)
Halaman



Tinggalkan Balasan