“Dengan diresmikannya kantor ini, maka resmi berganti nama dari sebelumnya Kantor Cabang Anakalang menjadi Kantor Cabang Waibakul dan secara sistem menggunakan nama Waibakul,” demikian Hilarius sembari merunut sedikit riwayat kantor yakni di tahun 2009 hadir dengan kapasitas sebagai Kantor Cabang Pembantu, dan pada 2012 naik status menjadi Kantor Cabang Anakalang.

Sementara, untuk mendukung dan mendekatkan pelayanan, Cabang Waibakul mempunyai jaringan kantor dan pelayanan berupa dua Kantor Fungsional yakni KF Mamboro & KF kantor Bupati, 1 Payment point, 3 mesin ATM & 1 CRM (mesin stor/tarik), 34 mesin EDC Merchant & 39 mesin EDC Agen B Ju Bisa, 77 Agen Dia Bisa, serta Ribuan mbanking : B Pu Mobile yang dipegang oleh sebagian besar nasabah Waibakul.

Saat itu, atas nama Bank NTT, Hilarius pun mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah berkontribusi hingga suksesnya pembangunan kantor tersebut. Diantaranya Gubernur NTT, Bupati, serta seluruh Forkopimda, dan masyarakat setempat. Termasuk kontraktor fisik gedung, PT Layana Timorrindo Investama. Konsultan Pengawas PT Stalactita Plan, Tim Pendamping dari Politeknik, Alosius G. Lake dan Ahli Pengadaan Nasional Dr. Ir. Yahya, M.Si serta kontraktor interior CV Dimensi Cakrawala.