“Karena selama hampir 5 tahun ini, SDM telah menjadi permasalahan krusial dalam kemajuan wilayah ini,” ujar Alex Riwu Kaho dalam sambutannya.

Dia menjelaskan, Provinsi NTT saat ini memiliki banyak guru besar, tetapi kurangnya arahan dan dukungan berkualitas membuat potensi mereka sulit untuk berkembang.

Melalui kerja – kerja Bank NTT, kata dia, pihaknya berhasil mengidentifikasi banyak potensi unggulan daerah yang bisa diolah. Namun, kendala utama adalah kurangnya pemahaman tentang teknologi dan pengetahuan yang memadai.

“Sehingga dengan model pendidikan yang ada saat ini belum mampu menjawab kebutuhan SDM untuk mengelola semua potensi yang dimiliki Provinsi NTT,” jelasnya.

Hadirnya Global Katalyst, memberikan peluang bagi lulusan SMA, SMK/sederajat di Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk meningkatkan SDM mereka dengan belajar dan bekerja di Jerman.

“Global Katalyst ini lembaga yang memberikan perhatian serius untuk NTT, dimana mereka menawarkan kesempatan bagi anak muda kita untuk belajar dan kerja di Jerman,” ungkapnya.