Bisnis  

Kabar Gembira! BI Setujui Pengembangan Aplikasi B’Pung Mobile Bank NTT

Kolase foto Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho dan flyer B'Pung Mobile Bank NTT. (Foto: Humas Bank NTT)

Kupang, KN – Bank Indonesia (BI) dalam suratnya yang ditujukan kepada Bank NTT, 18 Juli 2023,  menyatakan bahwa Mobile Banking milik Bank NTT sudah boleh beroperasi secara maksimal. Ini menjadi kado terindah ketika segenap insan Bank NTT baru saja sehari sebelumnya merayakan Hari Ulang Tahun yang ke-61 (17 Juli 2023).

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, ketika ditemui di Kupang, Rabu (26/7), menegaskan bahwa sebelumnya, sebagai regulator, Bank Indonesia melakukan evaluasi terhadap layanan perbankan dari Bank NTT.

“Kita dievaluasi (oleh BI) dan dalam evaluasi itu kita diwajibkan untuk memastikan prinsip-prinsip dalam transaksi elektronik dan digital, memenuhi standar perlindungan terhadap konsumen, mitigasi resiko dan hal-hal yang urgen untuk layanan itu bisa memiliki kualitas yang standar oleh BI. Dan kita berproses lalu setelah kita memenuhi standard itu maka BI telah menerbitkan surat persetujuan untuk Mobile Banking yang kita kenal dengan Be Pung Mobile bisa dipakai seoptimal mungkin,”tegas Alex.

Lebih jauh mantan Direktur Dana ini menyampaikan bahwa  dengan diterbitkannya ijin dari BI ini maka semakin memberikan daya dorong yang kuat untuk optimalisasi aplikasi Be Pung Mobile, serta pemanfaatannya oleh semua pihak dalam menggunakan jasa-jasa perbankan khususnya jasa-jasa yang disediakan oleh Bank NTT dalam aplikasi Be Pung Mobile. Ditambahkannya, pihaknya menerima surat dari BI tertanggal 18 Juli 2023.

“Suratnya tanggal 18 Juli dan yang jelas,  ini kado terindah bagi Bank NTT di usia ke-61 tahun,”tegas Alex.

Terkait hal ini, Alex atas nama seluruh pengurus dan karyawan, menyatakan terimakasih kepada semua pihak di Bank Indonesia baik itu di BI Kantor Perwakilan NTT maupun Direktorat yang membawahi sistem pembayaran pada Bank Indonesia pusat.

BACA JUGA:  Digital Lounge Bank NTT Hadir di Labuan Bajo

“Dengan adanya kepastian dari BI bahwa aplikasi ini sudah memenuhi standar, maka potensi-potensi yang sudah dikaji, diriset oleh Bank NTT khususnya dalam pengembangan layanan perbankan tanpa jaringan kantor atau Laku Pandai, sangat dimungkinkan untuk terjadinya pertumbuhan  ekonomi dimana-mana di semua pelosok. Apalagi ditopang oleh conectivity para penyedia jasa ini akan menjadi model-model  usaha baru yang menumbuhkan dan menggerakkan ekonomi di NTT,”harap Alex.

Lebih jauh Alex menambahkan bahwa sejauh ini, respon masyarakat NTT terhadap layanan digital Bank NTT sangat luar biasa. Hal ini bisa dilihat dari pengguna Mobile Banking serta data frekwensi transaksi. Disana kita bisa temukan terdapat lompatan yang sangat signifikan.

“Dan kita berterimakasih bahwa masyarakat telah percaya dengan Bank NTT, serta kita pun berharap agar dengan modal kepercayaan inilah, menjadi spirit yang kat bagi Bank NTT untuk terus meningkatkan kualitas layanan elektronifikasi dan digitalisasi,”ungkap Alex.

Sementara itu, Bank NTT sebagai sebuah industri perbankan sangat berterimakasih kepada regulator dalam hal ini Bank Indonesia yang sudah terus memantau, mengevaluasi serta membimbing  hingga terstandarisasinya layanan perbankan di NTT.

“Terima kasih karena (BI) sebagai regulator, otoritas yang terus memberikan pengawasannya guna memastikan tata kelola kita berada pada level yang sehat. Terima kasih dan apresiasi dari berbagai bentuk koordinasi yang diberikan kepada Bank NTT selama ini,”pungkas Alex. (*)