Kupang, KN – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan berkas perbaikan Caleg DPRD NTT kepada KPU NTT, Sabtu 8 Juli 2023.

Berkas Pencalegkan diserahkan langsung oleh Ketua DPW PAN NTT Awang Notoprawiro didampingi Sekretaris DPW PAN NTT Apt. Rambu K. A. Praing, S.Farm, Ketua KPPW PAN NTT Livingstone A. Ratu Kadja, Sekretaris KPPW PAN NTY Janlif Tratus Bullu, A.Md bersama Pengurus DPW PAN NTT lainnya kepada Ketua KPU NTT Thomas Dohu, S.Hut. , M.Si di Aula Utama KPU NTT.

Ketua KPU NTT Thomas Dohu menyampaikan terima kasih kepada DPW PAN NTT. Menurutnya, partai politik dalam hal ini PAN NTT telah membuat kerja-kerja KPU NTT menjadi sedikit ringan.

“Karena sudah memasukkan berkas perbaikan hari ini dan PAN merupakan partai yang pertama memasukan berkas perubahan Caleg. Kami masih menunggu 17 partai lainnya yang rencananya besok,” ungkap Thomas Dohu.

Sementara Ketua DPW PAN NTT Awang Notoprawiro menyampaikan, keluarga besar PAN NTT juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua KPU dan seluruh komisioner KPU NTT.

Menurut Awang, KPU telah memberikan ruang serta bekerja sama dengan PAN NTT dalam setiap tahapan pemilu sampai dengan saat ini.

“Semoga ke depan tetap terjalin kerjasama ini antara PAN NTT bersama dengan KPU NTT serta BAWASLU NTT demi tercipta pemilu yang langsung, umum, bebas jujur dan adil,” tegas Awang yang juga adalah Calon Legislatif DPR RI Nomor 1 dari PAN Dapil Timor, Sabu, Rote, dan Sumba itu.

Ia menjelaskan, berkas yang diserahkan itu 100 persen diterima dengan baik oleh KPU NTT, dan dinyatakan lengkap untuk 65 caleg dari 8 dapil di Provinsi NTT. Tinggal menunggu verifikasi lanjutan oleh KPU.

Awang berharap agar semua caleg PAN terus bergerak lebih kencang. Jika ada kader yang tidak kencang, maka pemgurus DPW akan melakukan evaluasi terhadap performa Caleg tersebut.

“Saya sebagai Ketua DPW PAN berharap agar semua kader yang telah ditetapkan menjadi caleg harus lebih giat, lebih kencang dalam meningkatkan dukungan demi kemenangan PAN pada Pemilu 2024 mendatang. Kalau ada caleg yang masih main-main, pasti kami akan pertimbangkan karena setelah ini masih ada ruang untuk dievaluasi,” ujar Awang.