Menurut Yuana, terdapat studi dalam industri Sains, Teknologi, Engineering dan Matematika (STEM) yang menyebut bahwa hanya 2 dari 10 perempuan yang memilih berkarir secara profesional di bidang STEM.

“Kami mengapresiasi program SheHacks 2023 yang telah mendukung perkembangan talenta digital khususnya pada perempuan,” ungkapnya.

Melalui program SheHacks 2023, akan memberikan peluang kepada para wanita untuk mendapatkan pelatihan, jaringan bisnis dan pendampingan, guna mengembangkan segala ide dan inovasi yang dimiliki.

“Kegiatan ini juga mengembangkan komunitas yang tersebar di 5 destinasi super pariwisata, sejalan dengan arahan presiden pada perhelatan ASEAN Summit di Labuan Bajo untuk memperkokoh ekosistem pariwisata yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” jelansya.

Dikatakan Yuana, SheHacks Innovate di Labuan Bajo akan diikuti lebih dari 75 pelaku usaha lokal untuk bergabung dan berbagi pengalaman sesuai bisnis mereka masing – masing.

“Antusiasme yang tinggi terlihat dari jumlah peserta yang mendaftar melalui website sejumlah lebih dari 9.250 user dengan lebih dari 8.750 pesertanya pada tahap ideation dan 500 di antaranya adalah startup pada tahapan Most Viable Product (MVP),” ungkapnya.