“Kalau berkenan bisa bikin pabrik pengolahan Kelor di sini. Kalau kesulitan ijin, kita bantu. Karena satu kali tanam, usianya bisa bertahan sampai 40 tahun. Jadi Kelor ini benar-benar super food,” pungkasnya.
Pengurus HDCI Kupang Yusak Benu menambahkan, ada yang berbeda dari program dan kegiatan HDCI Kupang saat ini.
Menurutnya, HDCI Kupang hari ini lebih fokus menjadi berkat bagi warga Kota Kupang, serta membantu pemerintah menurunkan Stunting.
Yusak Benu menyebut, touring sambil melaksanakan aksi-aksi sosial itu sudah biasa. Tapi HDCI Kupang tidak mau biasa-biasa saja.
Karena itu, dalam touring Merdeka Bike pada bulan Agustus mendatang, pihaknya akan membagikan bantuan makanan dari Kelor untuk masyarakat.
Hal ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap program Kelor yang sedang digaungkan oleh pemerintah Provinsi NTT melalui Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat.
“Sehingga Stunting teratasi, ada multiplier effect program Kelor ini tumbuh, tapi juga langsung menyentuh masyarakat,” tegas Yusak. (*)





Tinggalkan Balasan