“Kalau misalnya ada yang menolak, tinggal jelaskan lebih rinci lagi. Kalau masih menolak tinggal mengumpul saja masyarakat apakah program ini membawa dampak buruk, atau membawa dampak baik. Dan, sampai sekarang saya melihat lebih banyak dampak positif,” ucap Elfridus Hambur.

Menurut Elfridus, dengan kehadiran PLTP Ulumbu selama ini banyak infrastruktur di wilayah Poco Leok semakin optimal sehingga mendukung aktivitas masyarakat sekitar.

Kepala Desa Wewo, wellpad G pengembangan PLTP Ulumbu, mengungkapkan kekecewaannya apabila proyek infrastruktur kelistrikan yang satu ini sampai dibatalkan.

“Kami dan masyarakat Desa Wewo kecewa apabila pengembangan PLTP Ulumbu dibatalkan karena terlampau banyak waktu yang digunakan dalam berbagai kegiatan selama ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kornelis Wajong selaku putra asli Poco Leok mengatakan, pemerintah punya kewenangan untuk menyukseskan proyek ini. Agar dukungan semakin deras, Kornelis berharap PLN tetap merangkul masyarakat setempat, khususnya para pemilik lahan.