Ketua Umum KADIN NTT Bobby Lianto menyambut baik terobosan dan program kolaboratif yang digagas oleh Bunda Julie Sutrisno Laiskodat.

“Kita akan membahas apakah kerja sama ini dengan Undana, IPMI International Business School atau Edukita. Nilainya kalau dengan Edukita jelas Rp3.500.000 per tahun. Jadi sekitar Rp300.000 per bulan,” kata Bobby Lianto didampingi Ketua APINDO NTT Bobby Pitoby dan Ketua Umum HIPMI Kota Kupang Yusak Benu.

Ia menyatakan, dengan nominal nilai seperti itu, KADIN NTT maupun HIPMI atau APINDO mampu untuk membiayai hingga 100 anak NTT.

“Arahnya sudah jelas, bahwa kita mau agar kita menjaring anak-anak yang pintar, tapi juga tidak mampu. Karena kita lihat di NTT di sekolah negeri banyak juga anak-anak dari orang tua yang mampu,” jelas Bobby.

Ketua Umum KADIN NTT menyatakan, pendidikan di Edukita memang fokus pada English for Entrepreneurship, sehingga KADIN, HIPMI maupun APINDO juga akan terlibat memberikan pelatihan-pelatihan kewirausahan.

“Bisnis ini musti dimentor. Anak asuhnya yang ingin berbisnis, harus belajar pada bapak asuh yang bisa memberikan mentor. Ini yang lebih penting. Bisnis itu mesti diguide atau dimentorin,” ujar Bobby Lianto.