Menurut Lambertus, taekwondo NTT merupakan salah satu cabor berprestasi di tingkat PON sehingga pada ivent-ivent berikutnya dapat mempertahankan prestasi tersebut bahkan lebih ditingkatkan lagi.
Lanjutnya, salah satu kendala yang dialami di semua cabor adalah masalah anggaran. Kondisi keuangan daerah saat ini sangat sulit sehingga anggaran yang dikucurkan untuk KONI juga sangat sedikit.
“Ini kondisi keuangan kita sehingga kami berharap dukungan dari semua cabor melalui anggaran lain sebab dengan anggaran yang menim hasilnya juga sedikit,” pintanya. (Timor Express/KN)
Halaman



Tinggalkan Balasan