Sementara untuk UKT DAN/POOM sabuk hitam, menurut Sisco Bessi sapaan akrab Fransisco, kegiatan itu mendapat respon positif dari semua atlet sehingga sampai saat ini sudah tercatat sebanyak 65 orang yang telah mendaftar.

“Ini sangat berpeluang untuk tingkatkan SDM karena yang naik tingkat bisa membuka dojang atau tempat latihan baru,” ujar pengacara kondang Kota Kupang itu.

Sisco Beasi mencontohkan, di kota Kupang, jumlah dojang mengalami peningkatan signifikan sejak lima tahun terakhir karena SDM sudah mulai membaik.

“Dulu hanya empat atau lima tempat latihan saja tapi sekarang sudah lebih dari 40 tempat latihan. Untuk itu, dengan kegiatan yang diselenggarakan ini dapat menambah tempat latihan di kabupaten,” pintanya.

Master Harry Kuswahyudi, Ketua Komisi UKT PB TI usai menghadiri kegiatan tersebut mengapresiasi pengurus TI NTT atas penyelenggaraan Diklas Penguji Daerah dan UKT DAN/POOM itu.

“Kami apresiasi dan terima kasih kepada Pak Fransisco sebagai Ketua Taekwondo NTT yang baru dan menjadi agen perubahan taekwondo di NTT,” ucapnya.