VBL menyebut program vokasi adalah sebuah kerja kolaborasi antara pemerintah Provinsi NTT, Global Katalyst, Prime Education, orang tua, asuransi, dan Bank NTT, sehingga tidak akan ada kerugian, karena semua bekerja dalam sebuah ekosistem.
Kepada orang tua, Gubernur NTT meminta agar harus bisa mendoakan dan merelakan anaknya untuk belajar dan bekerja di Jerman.
Ia berharap agar anak-anak NTT yang akan berangkat ke Jerman harus menyiapkan diri dengan baik.
“Semakin kamu menderita dan kamu lewati, semakin kuat kamu berhadapan dengan hidup. Hanya ada orang-orang kuat yang bisa hidup di dunia ini. Orang-orang yang lemah, mereka menjadi manusia-manusia tidak berguna,” ungkap Gubernur VBL.
“Kalian mendapat kesempatan emas yang tidak dimiliki oleh sembarang orang untuk berangkat dibiayai oleh negara dan pemerintah dengan strategi, agar kalian menikmati masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
Ketua Panitia Program Training Bahasa Jerman yang juga adalah Kepala Sekolah SMKN 4 Kupang Semi Ndolu mengatakan, dalam kegiatan kursus Bahasa Jerman, pihaknya bekerja samaa dengan Prime Education Yogyakarta yang merupakan mitra ekslusif Global Katalyst e.V.
Maksud dan tujuan kursus bahasa Jerman adalah menyiapkan para calon azubi untuk memiliki kemampuan bahasa Jerman hingga level Intermediate, mengingat kemampuan bahasa menjadi syarat utama dalam mengikuti program ausbildung di Jerman.
Dia menyebut, setiap kelas maksimal 36 orang, sehingga setiap tahun ditargetkan sebanyak 42 kelas. Peserta tahap 1 saat ini sebanyak 62 orang yang terdiri dari laki-laki 31, dan perempuan 31 orang.
Peserta program vokasi dan training industri berasal dari Kota Kupang, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten TTS, Kabupaten Belu, Kabupaten Sumba Barat Daya, dan Kabupaten Flores Timur.
Peserta tidak hanya belajar bahasa Jerman, tapi juga dipacu softskill nya melalui bimbingan mental, karakter, disiplin dan budaya kerja.
Selanjutnya, pada tahapan bimbingan administrasi, peserta dibimbing untuk membangun CV, Motivation Letter dan Lamaran Jurusan yang diminati, dan selanjutnya mengurus Visa setelah mendapatkan persetujuan kontrak dari industri di Jerman.







Tinggalkan Balasan