Sementara Wakil Bupati TTU, Eusabius Binsasi saat itu menjelaskan bahwa di NTT ada 27 kelompok tani milenial yang saat ini mengelola lahan dengan potensi unggulan seperti aneka sayuran serta palawija, cabe dan tomat. “Di Belu kami dengar, katanya segera eksport tomat tujuh ton ke Timor Leste dan mereka pun sudah untung Ro 40-an Miliar dan ini bukan sedikit. Kami di Kefa sini baru konsumsi tomat supaya jangan stunting. Ini memotivasi kami untuk bisa melakukan banyak hal demi kebaikan kita semua,” tegasnya sembari menyarankan agar para penerima kredit Mikro Merdeka mengelola dana ini secara baik sehingga memiliki portofolio yang bersih, dan besok lusa mendapatkan lebih besar lagi dana.

“Terimakasih Pak Dirut Bank NTT dan jajaran yang sudah membantu dengan Kredit Merdeka. Memang selama ini kami selalu terbentur pada dana, namun Bank NTT sudah sangat membantu petani-petani kami,” tegas mantan Dirjen Bimas Katholik Kementerian Agama RI ini sembari berharap, jika kolaborasi antara pemerintah, gereja, dan Bank NTT dilakukan di seluruh wilayahnya maka dipastikan cita-cita pemerintah agar masyarakatnya hidup lebih layak bisa tercapai.