“Selain itu sidang raya ini untuk mengevaluasi kinerja pelayanan GMMI, serta membubarkan dan memilih majelis sinode yang baru,” ujar Pdt. Istin kepada wartawan, Selasa 2 Mei 2023 sore.
Dia menjelaskan, kegiatan sidang raya diprediksi bakal diikuti oleh 55 gereja lokal, baik yang tersebar di daratan Timor, maupun di Pulau Sabu, Rote, Sumba, Bali dan Kalimantan Barat.
“Untuk kegiatan sidang sinode ini akan dihadiri sekitar 1000 orang, baik dari jemaat lokal, pejabat nasional maupun pejabat kita yang ada di Provinsi NTT dan Kota Kupang,” jelasnya.
“Kalau untuk pembukaan semua jemaat hadir. Tetapi dalam pelaksanaan sidang raya itu hanya dihadiri oleh pimpinan gereja yang ada di GMMI,” jelas Pdt. Istin menambahkan.
Sedangkan untuk persiapan sidang raya, kata Pdt. Istin, diperkirakan sudah mencapai 90 persen, karena semua sesi acara sudah dipersiapkan secara matang dan maksimal.
“Dari sisi persiapan mungkin bisa dikatakan sudah mencapai 90 persen,” pungkasnya.
Sementara Sekretaris Panitia Sidang Raya Sinode GMMI, Marthen A. Lenggu menjelaskan, tugas utamanya dalam sidang raya sinode adalah mempersiapkan dokumen yang akan dibahas dalam persidangan nanti.





Tinggalkan Balasan