Wakil Rekan I Fransiska Desiana Setyaningsih dalam sambutanya mengatakan, Kartini sebagai sosok pejuang emansipasi kaum perempuan yang mana ia merupakan tokoh Jawa dan pahlawan nasional Indonesia.

“Artinya adalah bahwa Kartini ingin menunjukan kepada kita semua bahwa perempuan tidak hanya berperan sebagai sosok yang patut kita kesampingkan karena perempuan bisa berperan penting dalam segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Kartini juga mengajarkan kepada kita bahwa perempuan juga bisa menentukan pilihan hidup, perlakuan yang layak dan lain sebagainya,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan adanya kegiatan seminar hari Kartini ini diharapkan lahir suatu perpektif baru dan menyetarakan gender antara laki-laki dan perempuan.

Hal itu harus nampak jelas terlihat dimana perlu adanya penghargaan terhadap perempuan karna sejatinya sosok Kartini adalah pejuang kaum perempuan yang patut kita tiru sebagai batu loncatan menuju kepada perubahan regenerasi perempuan yang lebih baik ke depan demi bangsa Indonesia.