Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan Veronika I. A. Boro dalam sambutanya mengatakan, kegiatan Hari Kartini ini merupakan suatu bentuk emansipasi kaum wanita yang berjuang untuk memperoleh kesetaraan gender, dengan selalu menanamkan semangat perjuangan Kartini yang harus tetap tumbuh dan hidup di dalam diri setiap perempuan.

Ia menjelaskan bahwa, di balik sosok laki-laki hebat selalu ada perempuan yang luar biasa. Itu mengartikan bahwa peran perempuan dalam kehidupan sosial masyarakat sangat mendominasi, berpengaruh dan berdampak pada kemajuan bangsa dan negara.

“Kita perlu untuk selalu mengedepankan persamaan nilai di atas dasar saling menghormati dan menghargai antara laki-laki dan perempuan karna kesetaraan,serta selalu mendorong dan mengedepankan persamaan hak sehingga kesetaraan gender itu bisa hadir nyata dalam kehidupan sosial,” pesan Veronika.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Pemerintahan (IPM) Yohanes Soni Kewawo dalam sambutanya mengucapkan terima kasih kepada pihak universitas karna telah memberikan ruang dan kesempatan untuk HMPS IPM melakukan kegiatan seminar ini.

Menurutnya, mahasiswa yang digadang gadang sebagai sosok pemimpin masa depan bangsa perlu menyadari betul akan berbagai macam persoalan gender yang tengah terjadi di tengah  masyarakat yang mengharuskan bahwa perempuan selalu dikesampingkan.

“Oleh karena itu kita perlu mengangkat harkat dan martabtnya perempuan sehingga menghasilkan kesetaraan gender di tengah masyarakat. maka melalui seminar hari kartini ini di harapkan mahasiswa/i dapat mempunyai perspektif yang berbeda dalam menyuarakan suara perempuan demi mewujudkan kesetaraan gender ditengah masyarakat,” jelasnya.

Marianus Kleden, sebagai pemateri pertama dalam seminar hari Kartini ini mengatakan bahwa perlu adanya pemerdekaan perempuan sebagai bagian yang tertindas perlu di dorong dan di kedepankan sehingga kita dapat memahami dengan jelas bahwa segala macam persoalan tentang perempuan harus di atasi demi  kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan bisa disejajarkan.