Masneno menyatakan, upaya membangun masyarakat menjadi prioritas utama yang dikerjakan Pemkab Kupang, salah satunya upaya penurunan stunting.
Dijelaskannya bahwa sesuai data hasil timbang bulan Feb 2023 ini, jumlah balita stunting di Kabupaten Kupang sebanyak 4.899 anak dari total balita sasaran sebanyak 30.271 anak (Pravelensi 16,18%).
Upaya kolaboratif dikerjakan sungguj-sungguh agar angka stunting bisa turun termasuk didalamnya membuat gerakan orangtua asuh bagi balita stunting di Kabupaten Kupang. Hal ini penting jelasnya guna menekan angka stunting semakin rendah dan tepat sasaran. Kita lakukan pendataan by name by address sehingga tepat sasaran dan orang tua asuh memberikan dukungan langsung di keluarga sasaran.
Terkait bidang pertanian, dijelaskan Masneno selama musim tanam Oktrober-Maret 2022-2023, penanaman jagung telah dilakukan pada lahan seluas 11.787,3 Ha dengan luas panennya mencapai 8.803,3 Ha.
“Penanaman ini dilakukan secara mandiri oleh masyarakat petani yang tersebar di 24 kecamatan untuk mendukung program TJPS. Dan estimasi produksi jagung diperkirakan akan mencapai 26.409 ton,” ujar Masneno.





Tinggalkan Balasan