“Memontum ini melambangkan terlaksananya konektifitas transportasi darat yang menghubungkan kedua negara. Saya mengucapkan terima kasih dan selamat kepada semua pihak atas terlaksananya kesepakatan ini, Mari bersama mengambil momen bersejarah ini untuk menguatkan hubungan kerjasama dan persaudaraan yang telah terjalin dengan baik,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama Direktur Jendral Perhubungan Darat Hendro Sugianto turut menyampaikan apresiasi kepada semua pihak dan jajaran atas terlaksananya kerjasama dibidang transportasi antara Indonesia dan Republik Demokratik Timor Leste.

“Kerja sama ini adalah bentuk Implementasi dari visi Presiden Jokowi, yakni pembangunan yg merata dan berkeadilan salah satu nya dengan pembangunan daerah 3 T yang telah tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2019 Tentang Percepatan Pambangunan 11 (Sebelas) Pos Lintas Batas Negara Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang Dikawasan Perbatasan. Saat ini, Kementerian Perhubungan RI telah menyediakan Sumber Daya yang mumpuni serta sarana dan prasarana termasuk ketersediaan moda transportasi di kawasan perbatasan. Kerjasama ini sebagai bentuk upaya kerjasama bilateral kedua negara di bidang transportasi, ekonomi dan pariwisata. Saya harapkan setelah Motaain, kita mampu berkerjasama di bidang angkutan barang, karena itu Besar harapan saya masyarakat kedua negara mendukung pelayanan ini serta terus berkerjasama dan menjalin silaturahmi serta tali persaudaraan,” jelasnya.

Lebih lanjut Dirjen Perhubungan Darat mengungkapkan pelayanan Angkutan Lintas Batas (ALBN) tahap awal beroperasi menggunakan lima unit bus dari Damri dan PT. Bagong dekaka Makmur rute Kupang-Dili dan dua unit bus rute Dili-Kupang, adapun ketersediaan bus akan terus bertambah kedepannya, selain itu fasilitas Bus dan terminal telah memadai dengan tarif yang telah disesuaikan untuk pengguna moda transportasi di kedua negara sebesar Rp. 350.000,-.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Penandatanganan SOP MoU On Cross Border Movement by Commercial Buses and  Coaches oleh perwakilan kedua negara yakni Dirjen Perhubungan Darat Hendro Sugiatno dan Direktur transportasi darat Timor Leste Antoni Da Costa serta Launching Angkutan Lintas Batas (ALBN) antar negara rute Kupang – Dili oleh Gubernur Provinsi NTT, Direktur Jendral Transportasi dan Komunikasi Timor Leste Contantino Fereira Soarez serta Dirjen Perhubungan Darat Hendro Sugianto dan disaksikan secara virtual oleh  Presiden Timor Leste Jos Manuel Ramos-Horta dari Dili. (Meldo/Biro Adpim)