“Ini menguntungkan. Baru hari pertama dibuka, tapi banyak yang hadir. Makanannya halal,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Cabang Bidang Bisnis Bank NTT Kantor Cabang Khusus (KCK) Rinaldy Ie Adoe mengatakan, Bank NTT terus memberikan kemudahan bagi para pelaku UMKM, termasuk berjualan di bulan puasa Ramadan.

Pria yang akrab disapa Naldy ini menjelaskan, Bank NTT bukan saja membina UMKM lewat fasilitas kedit dan kanal-kanal pembayaran, tetapi Bank NTT juga memfasilitasi pelaku UMKM untuk bisa memasarkan produk-produknya di bulan puasa.

“Salah satu edukasi yang kita sertakan dalam kegiatan ini adalah transaksi non tunai. Jadi nasabah-nasabah kita yang hadir di sini sudah difasilitasi kanal pembayaran QRIS Bank NTT,” ungkapnya.

Rinaldy berharap masyarakat sekitar bisa memanfaatkan kuliner yang disiapkan oleh para pelaku UMKM Binaan Bank NTT di depan Kantor Pusat, maupun di Hypermart Bundaran Tirosa.

Perwakilan UMKM Jemaat Marturia Oesapa Selatan, yang selama ini menjadi binaan Bank NTT mengaku senang, bisa dilibatkan untuk berjualan Takjil di halaman depan Hypermart.

“Kami akan selalu mendoakan Bank NTT, karena sudah sering membantu kami, terutama lapak Rp50 Juta dalam bentuk hibah yang dibangun untuk kami berjualan,” kata Sekretaris Majelis Jemaat Nur Ndoen kepada wartawan.

Selain itu memberdayakan pelaku UMKM, Bank NTT terlibat aktif mempromosikan produk makanan yang dihasilkan oleh para jemaat. “Kalau selama ini Bank NTT sering pesan Kopi, makanan, dan produk lain dari kami. Jadi kami merasa sangat terbantu,” pintanya. (*)