Mendengar informasi tersebut, Viktor bersama warga langsung mencari korban. Korban akhirnya berhasil ditemukan pada Senin 20 Maret 2023, dalam keadaan meninggal dunia di sekitar lokasi kejadian.
Kapolres Kupang AKBP FX. Irwan Arianto, S.I.K., M.H membenarkan adanya kejadian memiluhkan ini.
“Ya, korban terseret arus sungai Oa’tiba yang sedang banjir, korban sudah ditemukan,” kata AKBP FX Irwan Arianto seperti dikutip dari Tribratanewskupang.com, Selasa 21 Maret 2023.
Ia juga menambahkan bahwa, korban yang terseret banjir di Sungai Oa’tiba, merupakan korban kedua yang dlaporkan dari wilayah Amfoang.
Sebelumnya ada dua kakak beradik di Amfoang Tengah yang mengalami nasib yang sama. Namun satunya berhasil selamat, meski harus mendapat perawatan di rumah sakit.
“Kami mengimbau kepada semua warga masyarakat, agar selalu berhati-hati menyikapi musim penghujan yang terjadi demi keselematan diri,” tutupnya. (*)





Tinggalkan Balasan