“Kalau misalnya secara penjualan produk UMKM di NTT bagus, maka dari merchandise pusat juga akan melihat peluang untuk jual di provinsi lain. Karena produk-produk lokal di tempat lain juga banyak yang begitu,” ungkapnya.
“Selama salesnya bagus, kemudian produsennya bisa memenuhi permintaan kita, maka kita bisa jual secara nasional, tidak hanya jual di Kupang atau di Jawa saja,” sambung Ridwan.
Ia menambahkan, pihaknya juga membuka kesempatan kepada siapa saja yang ingin memasarkan produk UMKM di Indomaret, selagi produk tersebut memenuhi standar yang ditetapkan oleh Indomaret.
Kepala Bank NTT Kantor Cabang Utama (KCU), Boy Nunuhitu mengatakan, Indomaret memberikan kemudahan untuk para pelaku UMKM Binaan Bank NTT dalam pemasaran produk lokal.
“Kalau produk kita sampai bisa masuk ke Indomaret berarti kelasnya naik, karena sudah masuk ke store Nasional,” katanya.
Boy Nunuhitu menyampaikan, digital transaksi Bank NTT juga bisa terlibat di Indomaret. Apalagi, ada outlet-outlet Indomaret yang membuka layanan 24 jam.



Tinggalkan Balasan