“Dari 2 Kabupaten dan Kota ini saya lihat ada kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan Bank BPD Bali dan BPD Bali adalah jangkarnya. Ini luar biasa,” tegas dr. Taolin Agustinus.

Ia menjelaakan, di tengah berbagai keterbatasan, Pemkab Belu terus berkolaborasi dengan Bank NTT, BPKP NTT untuk menjadi yang pertama berhasil menerapkan SP2D online terintegrasi CMS Bank NTT yang dilauching pada HUT ke-77 RI pada tanggal 17 Agustus 2022.

Kemudian bertepatan dengan HUT ke-64 Provinsi NTT di Waitabula tanggal 20 Desember 2022, telah dilaksanakan penandatanganan PKS SPJ Online terintegrasi cash management system Bank NTT antara Pemkab Belu dan Bank NTT.

“Dan pada tanggal 29- 30 Desember 2022 kami telah melauching dan BimtekĀ  SPJ Online terintegrasi Cash Management system Bank NTT yang juga merupakan yang pertama di Provinsi NTT dan sudah mulai dilaksanakan per 1 Januari 2023,” jelas Bupati Belu.

Di samping itu, Pemkab Belu juga sudah mulai memberlakukan Cash Management system bekerja sama dgn Bank NTT untuk semua Pemerintah Desa Kabupaten Belu per Oktober 2022. Dengan segala keterbatasan, Pemkab dan Pemdes se-Kabupaten Belu terus bersama-sama menuju ke Siskeudes Online dengan target siskeudes online terintegrasi cash management system Bank NTT.

Tentang Siskeudes Online, hal ini telah dilaksanakan lewat penandatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten Belu dan Bank NTT pada tanggal 30 Januari 2023. Apabila ini berhasil, maka Pemkab Belu akan menjadi yang pertama di Provinsi NTT dalam hal penerapan Siskeudes Online.

“Pada saat ini di Atambua yakin tanggal 24 dan 25 Februari 2023 sementara dilaksanakan Bimtek oleh BPKP Provinsi NTT kepada para operator Siskeudes Online di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Belu dan operator di setiap kecamatan,” ucap Bupati Belu.

“Kehadiran kami dengan kekuatan penuh di Buleleng dan Denpasar sebagai bukti dari komitmen dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Belu dan Bank NTT untuk mempercepat penerapan ekosistem digital dari sisi penerimaan daerah,” sambung Bupati Belu.