Wildan menjelaskan, untuk bisa dipasarkan di ritel modern multinasional seperti Hypermart, ada dua syarat yang harus dipenuhi UMKM yakni Pangan Insdustri Rumah Tangga (PIRT) dan standar halal.
“Ini sudah merupakan standar baku dan memang wajib untuk dipenuhi,” ujar Wildan, sapaan akrabnya.
Khusus Hypermart Bundaran Tirosa, lanjut Wildan, tersedia rak gondola sepanjang enam meter dengan lokasi yang sangat strategis, yang diperuntukan untuk pemasaran UMKM lokal. Dengan luasan tersebut bisa menampung sebanyak ratusan produk UMKM.
“Ini terbilang cukup besar, karena kami merasa perlu untuk mengangkat potensi lokal yang ada di NTT,” tandasnya. (*/KN)
Halaman





Tinggalkan Balasan