Kepala Puskesmas Oebobo, dr Maria Kurniawati Mari saat itu menjelaskan bahwa sasaran berdasarkan data dari pemerintah pusat yakni 3.584 Balita yang harus ditemukan di wilayah kerja di Kelurahan Oebobo, Fatululi dan Oetete. Namun hingga Januari 2023 kemarin, balita yang tercatat di Puskesmas ini hanya 2040 yang berhasil ditemukan.
“Dan dari jumlah ini yang kami datangi dari rumah ke rumah, kami menemukan 304 yang stunting. Ini yang harus kami intervensi berupa pemberian makanan tambahan selain kepada Balita stunting juga kepada ibu hamil. Dan tentu semuanya harus sesuai dengan Juknis,”tegasnya. Di lokasi ini mereka memiliki 26 buah Posyandu pada tiga kelurahan dengan setiap Posyandu terdapat 5 kader.
Sementara itu, pada Selasa pagi, di tempat yang berbeda yakni di Puskesmas Oepoi, Direktur Dana, Johanis Landu Praing, Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe, bersama Kepala Divisi Treasury, Zeth Robalas Lamu dan kepala Divisi Umum, Mathius Mangngi menyerahkan bantuan yang sama kepada Baduta stunting melalui kepala Puskesmas di sana. Sedangkan di daerah-daerah, para pimpinan cabang bersama kepala daerah setempat juga mendatangi lokasi-lokasi yang sudah ditentukan. Di sana, dana yang sudah dikumpulkan ini diserahkan kepada pihak Puskesmas agar selanjutnya dipakai untuk kebutuhan Baduta Stunting.





Tinggalkan Balasan