“Festival ini kita ingin menarik turis untuk hadir di Lamalera. Kalau di Labuan Bajo orang bilang satu satunya komodo, maka di Lamalera adalah satu satunya daerah yang bisa menikam ikan paus,” jelas Marsianus Jawa.

Dia berharap kepada para penenun sarung adat (nowing) di Desa Lamalera untuk lebih menonjolkan corak atau motif ikan paus dan peledang dalam tenunanya.

“Harus dibuat dengan motif yang lebih manis untuk tonjolkan Lamalera. Harus didesain juga dalam satu lembaran besar, sehingga bisa dimodif aneka busana lain seperti jas dan lainnya,” ungkapnya.

“Karena orang diluar pasti tidak suka pakai sarung. Jadi hari ini orang Lamalera harus sudah mulai berpikir ke arah sana,” tandasnya. (*)