Ia menyampaikan, kegiatan Festival Leva Alep tentunya memiliki nilai tambah. Sehingga semua masyarakat Lamalera yang terlibat dalam kegiatan ini akan mendapat dampak secara ekonomis.
“Ini soal pendidikan dan kebudayaan, bukan soal pariwisata. Ke depan, budaya Leva-Penéte juga bisa dimasukan dalam mata pelajaran di SD untuk dipelajari oleh anak cucu. Sehingga budaya ini jangan hilang,” tambahnya.
Noel menambahkan, Penjabat Bupati Lembata Marsianus Jawa juga akan diundang secara khusus untuk membuka kegiatan Festival “Leva Alep”.
“Kami bersama pemerintah Desa Lamalera A dan B akan bertemu langsung dengan Bapak Penjabat Bupati Lembata untuk mengundang beliau secara khusus. Juga para pimpinan OPD dan DPRD Kabupaten Lembata akan diundang untuk menghadiri kegiatan tersebut,” tutupnya.
Pastor Paroki Lamalera Romo Noldy seperti dilansir Mediantt.com mendukung kegiatan Festival Leva Alep.
Menurutnya, gereja mendukung festival tersebut karena untuk kepentingan Levo Lamalera. “Sebagai Gembala umat, kami mendukung festival dijalankan untuk kepentingan Levo Lamalera. Dan siap membantu melindungi festival ini,” kata Romo Noldy.



Tinggalkan Balasan