“Artinya ASN memang harus jadi motor penggerak. Untuk itu, ASN harus punya ‘fighting spirit’ yang kuat. Seperti yang disampaikan Prof. Zudan bagaimana ASN bekerja dari pagi sampai malam, itu artinya bagaimana kita bekerja melebihi tugas. Sering saya menyampaikan kerja-kerja melebihi tugas maka di atas jam kerja Insya Allah itulah yang kita wakafkan untuk negara dan untuk masyarakat,” urainya.
Khofifah mengatakan, menghadapi era ketidakpastian ini, etos kerja dan dedikasi yang luar biasa juga sangat dibutuhkan. Apalagi menghadapi era industri 4.0, maka ASN juga harus memiliki kemampuan complex problem solving.
“Untuk itu para ASN termasuk anggota Korpri harus terus melakukan terobosan kreatif, inovatif dan mampu menjadi agent of change dalam proses pembangunan di Jatim. Saya yakin ASN Jatim mampu menemukan cara dan strategi baru dalam menghadapi tantangan dan perubahan dunia yang cepat saat ini,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekdaprov Jatim yang baru saja dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pengurus Korpri Jatim periode 2022-2027, Adhy Karyono, turut menyampaikan kesiapannya dalam mengemban tugas yang baru.



Tinggalkan Balasan