“Satu kali jalan, kita basmi induk dan juga jentiknya. Selesai. Inilah cara kami menterjemahkan spirit kolaborasi. Terimakasih kepada Pemkot Kupang yang sudah mengajak kami ikut terlibat dalam kerja-kerja besar ini. Kami percaya bahwa tiada kemuliaan tanpa pengorbanan, dan kita sementara melakukan kerja-kerja hebat untuk memproteksi warga kota ini dari ancaman wabah,” pungkasnya. (*/KN)
Halaman





Tinggalkan Balasan