“Korban diduga terpeleset kedalam sungai dan terseret banjir hingga meninggal dunia,” ujarnya seperti dilansir dari Tribratanewskupang.com.
Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan luar terhadap jenasah korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
Korban kemudian dibawa menuju ke Puskesmas Takari untuk dilakukan pembersihan, dan selanjutnya jenazah korban dibawa pulang oleh keluarga ke Desa Fatukona untuk dimakamkan.
“Keluarga siap menerima kematian korban sebagai musibah,” tutup Kapolres Kupang. (*)

