” Itu juga menjadi tantangan bagi kami. Setelah itu saya buat rapat konsolidasi dengan badan pengurus dan akhirnya benar ketua umum datang dengan rombongan 25 orang. Kami terima mereka dengan budaya Lamaholot. Kami jemput mereka dengan tarian dengan pengalungan semua. Mereka sangat terkesan dengan budaya Lamaholot ketika menerima mereka di Flores Timur. Ada Kepala Dinas PKO Flotim, Romo Thomas Labina yang juga ketua dewan pakar IGI Flores Timur dan orang orang dinas juga semua hadir pada kesempatan itu,” jelasnya.

Setalah Laga Final dan Kegiatan PMO selesai dilanjutkan dengan pentas teater, ketua umum dan rombongan sangat terkesan. Dalam sebuah sesi diskusi ternyata ketua umum dan beberapa anggota rombongan ternyata orang teater. Dalam sesi diskusi itu, Ketua Umum memberikan apresiasi dan mengatakan teater yang ditampilkan bukan lagi kelasnya di kabupaten tapi sudah kelasnya pentas nasional.

“Pada Hari Guru Nasiona dan Hari Ulang Tahun IGI Nasional, Ketua umum mengajak kami untuk tampil di Taman Ismail Marzuki Jakarta.momen itulah yang kami dapat dan kami tampil di Taman Ismail Marzuki. Pernyataan itu betul dan kami pentas disana. Biaya Transportasi dan makan minum ditanggung oleh IGI Pusat,” katanya.