“Kenaikan harga Telur Ayam ini dari Blitar. Selama ini kita dapat Telur Ayam sumbernya dari Blitar. Karena itu kita kirim tim dan sudah berangkat ke Blitar untuk mempelajari proses produksi Telur Ayam, sehingga distributor dan sarjana, anak-anak muda bisa mereplikasi dan kita bisa buat (produksi) di Kota Kupang,” kata George Hadjoh.
Menurutnya, strategi ini juga merupakan sebuah langkah dari pemerintah Kota Kupang untuk mengantisipasi kelangkaan Telur Ayam.
Pada kesempatan yang sama, George Hadjoh juga menegaskan bahwa stok Minyak Tanah di Kota Kupang sudah aman.
“Sejak hari pertama (terjadi kelangkaan), kita langsung koordinasi ke Pertamina sehingga minyak tanah sudah aman. Kita minta bukan hanya operasi pasar, tapi langsung ke pangkalan-pangkalan untuk mengurangi terjadinya antrian,” tegasnya. (*)





Tinggalkan Balasan