“Begitu masuk di Hypermart, produk-produk UMKM kita pasti lebih mudah dikenal dan dibeli oleh pembeli,” tandasnya.

Ketua Panitia Hypermart Slim Fit Fun Run Muhammad Wildan mengatakan, pihaknya membuka ruang kepada semua UMKM untuk menjual produknya di Hypermart.

Menurutnya, sejauh ini sudah ada sekitar 5 produk UMKM yang dijual di Hypermart karena terbentur PIRT dan Halal yang sudah expire.

“Kami harapkan dukungan pemerintah agar UMKM bisa berkolaborasi dengan kita. Karena space yang kita siapkan cukup besar. Tidak menuntup kemungkinan, produk UMKM dari NTT bisa kita pasarkan di seluruh Hypermart yang ada di Indonesia,” tandasnya. (*)