Saat ditanya bagaimana kiatnya menjaga suara mereka yang begitu indah dan membuat bergetar hati pendengarnya, rata-rata para dewan hakim itu karena seringnya latihan.
Yang menarik jawaban Prof. Aqil Husin Al Munawar. Dosen dan mantan Menteri Agama pada Kabinet Gotong Royong (2001-2004) itu di usianya yang ke-68 tahun mengaku masih rutin olahraga lari pagi, berenang dan menyelam. “Alhamdulillah rutin lari saya masih mampu menyelam 3 menit. Saya juga pernah juara marathon,” kata pria yang mulai menjadi qori sejak usia 5 tahun.
“Harus menjaga pola makan juga, hindari minuman dingin,” kata Doktor Hj. Sri Wahyuni.
“Harus dirawat dan rutin berlatih,” timpal Hj Asrina.
Walhasil, acara malam ta’aruf bagi para peserta MTQ VI Korpri itu berlangsung penuh khidmat. Ayat-ayat suci Al-Quran yang dilantunkan para dewan hakim yang kaya pengalaman sebagai qori dan qoriah di ajang internasional berhasil membius hadirin seolah-olah mendengar langsung Allah Yang Maha Besar berfirman.
Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, kegiatan ini diharapkan menjadikan ASN lebih memahami dan mencintai Al-Quran. Terlebih, dalam menerapkan Al-Quran sebagai petunjuk yang hakiki dalam menjalankan hidup sehari-hari.





Tinggalkan Balasan