Sementara itu, Duta Besar Vatikan untuk Indonesia dalam renungannya  pada perayaan misa, mengungkapkan kegembiraan karena bisa mengunjungi Kota Kupang untuk kedua kalinya. Monsinyur Piero juga memberikan apresiasi yang besar atas tanggapan orang muda Indonesia khususnya di Timor terhadap panggilan Tuhan untuk menjadi imam.

“Peristiwa pentahbisan hari ini merupakan kebahagian bagi gereja lokal dan misioner. Para imam baru harus mampu memberikan pelayanan kepada Tuhan dan sesama dalam masa sulit ini. Jaga kepercayaan teguh dalam Tuhan, jadilah  imam untuk selama-lamanya. Maju terus dalam Tuhan, tidak boleh pikir lagi ke belakang dan kembangkanlah karya-karya Tuhan di tengah umat dan masyarakat,” kata Monsinyur Piero.

Sementara itu, Uskup Agung Kupang meminta para imam baru untuk membawa damai kepada dunia.

“Para imam baru harus menghadirkan damai kepada dunia. Membawa cinta kasih kepada dunia. Harus memberikan hidup kepada dunia. Karena itu hendaklah selalu rendah hati dalam pelayanan. Harus menjadi mercusuar untuk kebaikan dunia,” pesan Uskup Agung Kupang.