“Yang ikut kegiatan selama ini itu pesertanya kebanyakan dari teman-teman difabel, sehingga untuk kegiatan prakteknya itu pilih di rumah-rumah yang ada anggota keluarganya yang masuk dalam kategori disabilitas, Di pelatihan ini materi yang diajarkan yaitu tentang STBM Gesi atau STBM inklusif,” ungkap Daniel.

Di depan keluarga disabilitas Daniel menjelaskan, dalam STBM ini setidaknya ada lima pilar yang tercantum di dalamnya.

Yang pertama, stop buang air besar sembarangan, kedua, cuci tangan pakai sabun di air mengalir, ketiga, pengelolaan makanan dan air minum, keempat, berkaitan dengan pengelolaan sampah rumah tangga, kelima, berkaitan dengan lebah cair rumah tangga.

“Nah kedatangan tim kami ini untuk melihat mengenai pilar 4 ini di rumah untuk melihat di rumah ini apakah sudah ada tempat sampah kemudian apakah sampah-sampah tersebut tidak dibiarkan atau berserakan kemudian apakah sesuai ditempatkan sesuai dengan jenisnya,” pintanya.

Ia juga menambahkan, Pada kunjungan ini juga untuk melihat kondisi langsung di lapangan dengan materi yang sudah di dapat selama pelatihan tentang STBM Inklusif.