“Saya sudah menyampaikan kepada Pak Gub untuk mendukung perjuangan kami mendapatkan insinerator untuk mengolah sampah medis. Dukungan yang sama juga kepada Bunda Julie Sutrisno Laiskodat melalui jalur DPR RI agar bisa difasilitasi ke Kementrian Lingkungan Hidup RI,” tegas Doris yang mengaku sat ini sudah menyiapkan proposalnya.
Untuk diketahui bahwa masih di Ina Burak Desa Nihaone, Gubernur Viktor melakukan rapat Kerja bersama dengan Penjabat Bupati, Forkopimda, SKPD, Camat, Lurah dan seluruh Kepala Desa untuk melakukan kolaborasi menghadapi ancaman krisi pangan dunia.
Kunjungan ini diawali dari Lembata sejak Jumat (9/9/2022) dilanjutkan ke Adonara Flores Timur, seterusnya ke Kabupaten Sikka dan berakhir di Kabupaten Ende.
Selain didampingi isterinya Ny. Julie Sutrsino Laiskodat, Gubernur didampingi para staf khusus dan staf ahli diantaranya Prof. Daniel Kameo, dr. Stef Bria Seran, Thony Djogo, H. Anwar Pua Geno, dan Pius Rengka serta dr. Mese Ataupah.
Juga Dirut Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho, serta sejumlah Anggota DPRD NTT diantaranya Alex Ofong, Ana Waha Kolin dan Bonny Jebarus.





Tinggalkan Balasan