Elvis menjelaskan, turnamen Esport bukan momen untuk mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah. Tapi turnamen Esport merupakan momen persaudaraan menyongsong puncak perayaan Panca Windu Unwira yang akan jatuh pada 24 September 2022 mendatang.
“Turnamen ini bukan untuk mencari siapa menang tapi bagaimana kita bertanding dalam suasana persaudaraan. Hadiahnya tidak besar, tapi itu bukan hal yang utama. Yang utama adalah persaudaraan kita sebagai civitas akademika Unwira,” jelas Elvis.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Unwira ini mengajak semua peserta untuk selalu sportif dan berlomba dalam suasana penuh persaudaraan.
Penanggung jawab sekaligus koordinator turnamen Esport Panca Windu Unwira,
Alfry Aristo Jansen Sinlae mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan selama empat hari. Yaitu dari tanggal 11 sampai 14 September 2022. Tim yang terdaftar sekitar 41 tim, di mana ada 16 tim PUBG dan 25 tim Mobile Legend.
Menurut Dosen pada Program Studi Teknik Informatika Unwira ini, Esport dalam rangka menyongsong Panca Windu Unwira diikuti oleh civitas akademika Unwira yaitu dosen, mahasiswa dan pegawai.



Tinggalkan Balasan