“Tidak benar. Tidak benar permintaan uang kepada kontraktor,” kata RS.

Respons Bupati Manggarai

Menanggapi informasi fee proyek yang menyeret nama istrinya, Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit meminta untuk menanyakan kasus tersebut kepada kontraktor.

“Tanya saja sama kontraktornya, kan tidak ada kaitannya dengan Bupati. Dari sisi saya, periksa dulu THLnya juga Kepala Dinasnya,” kata Bupati Nabit kepada awak media.

Ia juga menerangkan bahwa tidak ada bukti transfer uang ke rekening miliknya. “Memangnya ada nama saya? Tidak toh,” kata Bupati Nabit.

Ia mengimbau semua THL yang bekerja di lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai agar bekerja sesuai tupoksinya. “Yang paling penting itu adalah kerja sesuai tupoksi

Sebagai warga negara yang baik Bupati Nabit mengaku bersedia diperiksa, jika persoalan dugaan suap fee proyek itu dibawa ke ranah hukum.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Manggarai (PUPR) melalui Kasubag Kepegawaian Andy Rendang menyampaikan bahwa Dinas PUPR telah membuat surat pemanggilan terhadap RS.

“Terkait berita yang beredar dan kebetulan Pak Kadis baru tahu kejadiannya. Tadi malam saya langsung ditelpon langsung oleh Kadis untuk membuat surat panggilan menghadap untuk klarifikasi. Kebetulan Kadis lagi di Kupang,” ucap Andy.

Disampaikan Andy, bahwa saat ini RS juga sedang berada di luar kota. “Kebetulan dia juga lagi ada di luar daerah, jadi kami sampaikan suratnya via WhastApp,” katanya.

Andy menjelaskan, RS bekerja di Dinas PUPR sejak tahun 2021 lalu, namun yang bersangkutan sering tidak masuk kantor.

“Dalam SK dia menjadi THL sejak bulan 11 tahun 2021 di bidang Jasa Konstruksi .
Kadang masuk, kadang tidak, sering absen apalagi namanya sering disebut juga pas apel,” tandasnya.

Istri Bupati Manggarai Meldyanti Hagur Nabit belum bisa memberikan keterangan. Awak media telah mendatangi kantor PKK untuk melakukan konfirmasi terkait keterlibatan dirinya dalam dugaan suap fee proyek itu.

Namun pegawai di kantor tersebut menyatakan bahwa Istri Bupati Manggarai Meldyanti Hagur Nabit sedang rapat. (*)