Dengan festival yang akan diselenggarakan, Theresia berharap mampu membangkitkan kembali gaira perekonomian masyarakat di Kabupaten Sikka, pasca pandemi Covid-19.
“Jadi kita akan libatkan semua unsur, mulai UMKM, transportasi dan perhotelan. Selain itu kita mau hidupkan juga pegiat-pegiat seni di Maumere,” terangnya.
Ia berharap, ajang bergengsi seperti Maumere International Choir Festival dapat dilakukan secara berkelanjutan kedepan, dan mendapat respon yang pisitif dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Ketika pemerintah welcome, kami merasa tidak sendirian. Dan ajang seperti ini kita harap bisa menjadi program berkelanjutan,” pungkasnya. (*)
Halaman





Tinggalkan Balasan