“Jadi kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda peduli perubahan iklim, untuk ikut serta dalam pengelolaan lanskap berkelanjutan,” ujar Andree di Swiss Belcourt Kupang, Jumat 1 Juni 2022.

Selain itu, kata dia, ICRAF ingin berkontribusi dalam ekosistem penelitian di tanah air, dengan membuka kesempatan bagi lulusan muda untuk meningkatkan kapasitas, dan terlibat langsung dalam aksi lapangan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan akan melahirkan peneliti-peneliti handal, dengan kepekaan yang tinggi terhadap kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan hidup,” jelasnya.

“ICRAF Indonesia juga menyediakan paket rumenerasi lengkap yang sepadan dengan kegiatan yang akan dijalankan,” ungkap Andree menambahkan.

Dia menjelaskan, proyek penelitian Land4Live, pihaknya kerjasama dengan Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Perencanaan Pembangunan (PPN) Bappenas dan Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada.

Proyek itu sudah dilaksanakan di tiga provinsi berbeda. Diantaranya Provinsi Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).