“Kiranya kolaborasi ini memberi spirit yang kuat bagi kami di NTT dan daerah-daerah kepulauan dengan spirit kolaborasi pentaheliks, memberi kekuatan kepada BPD untuk terus bertumbuh di tengah kemajuan digital industri perbankan,” tegasnya.
Dia juga memberi apresiasi kepada bank-bank lain yang juga mendapat apresiasi yang sama, sembari berharap agar iven ini terus dilaksanakan dengan melihat berbagai spesifikasi dan kriteria penilaian yang dapat merangsang, memberikan daya tahan, daya saing dan daya tumbuh bagi industri perbankan di Indonesia.
Untuk diketahui, Bank NTT berdiri sejak 18 Oktober 1961 dan terhitung Maret 2022, memiliki total aset Rp16,76 Triliun dan memiliki laba bersih Rp59,1 Miliar terhitung Maret 2022.
Ada aksi yang membuatnya bertengger pada posisi puncak dalam peraih awards, yakni berkolaborasi secara positif sehingga memperoleh tambahan modal dari Pemrintah Provinsi NTT serta 14 pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi NTT yang juga pemegang saham Bank NTT. (Humas Bank NTT)



Tinggalkan Balasan